Lantaran.com,Banyuwangi - Kegiatan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama yang digelar Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Cluring, Banyuwangi, berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Kegiatan pengajian umum yang digelar pada, Minggu 18 Januari menghadirkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa, sebagai mubaligh utama yang menyampaikan mauidzah hasanah kepada ribuan jemaah.
Turut hadir dalam acara beberapa Stakeholder, Forkopimka Cluring, Tokoh Masyarakat, sekaligus mengundang Pengurus dan Anggota Ranting NU Se-Kecamatan, Pengurus Fatayat, Muslimat, sekaligus Pengurus Banom NU (GP Ansor, IPNU/IPPNU dan PMII) Cluring.
Panitia pelaksana menegaskan bahwa kehadiran KH Zulfa Mustofa di Bumi Blambangan murni dalam rangka memenuhi undangan MWC NU Cluring sebagai penceramah. "Acara digelar bersifat terbuka untuk seluruh warga Nahdliyin dan bukan pertemuan tertutup ataupun konsolidasi kelompok tertentu, sebagaimana isu yang beredar di tengah masyarakat,"kata perwakilan Panitia saat sambutan.
“Kehadiran Kiai Zulfa adalah keberkahan bagi kami. Beliau hadir sebagai pengurus PBNU yang memberikan nasihat keagamaan dan keorganisasian dalam momentum Harlah NU. Jadi, ini murni pengajian untuk umat, bukan pertemuan eksklusif atau agenda lain,” tegas panitia.
Dalam sambutan Panitia turut menanggapi soal PCNU Banyuwangi, dengan tegas sampaikan bahwa Mandataris yang Sah tentang hasil konferensi serta tanggapi isu adanya faksi atau “dua kubu” di tingkat cabang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi memberikan klarifikasi tegas.