YOUTUBE

FPRB Banyuwangi Bentuk SPAB di SMA Negeri 1 Muncar, Perkuat Budaya Sadar Bencana Sejak Dini

$rows[judul]
(Foto: FPRB Banyuwangi Bentuk SPAB di SMA Negeri 1 Muncar, Perkuat Budaya Sadar Bencana Sejak Dini/Lantaran.com)

"Harapannya seluruh warga sekolah memahami langkah penyelamatan mandiri saat terjadi bencana sehingga risiko bencana di sekolah dapat ditekan," tegasnya.

Mahbub menambahkan, SMA Negeri 1 Muncar merupakan sekolah kedua yang mendapatkan fasilitasi SPAB dari FPRB Kabupaten Banyuwangi. Program ini akan terus dilaksanakan secara bertahap di seluruh satuan pendidikan, baik formal maupun nonformal, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/sederajat tanpa dipungut biaya.

"Program ini akan terus kami lanjutkan ke sekolah-sekolah berikutnya sebagai bagian dari komitmen membangun budaya kesiapsiagaan bencana di dunia pendidikan," katanya.

Sebagai wadah kolaborasi pentahelix, FPRB Kabupaten Banyuwangi terus berupaya mengembangkan sumber daya dalam pengurangan risiko bencana. Mahbub juga mengajak seluruh relawan untuk tetap solid dan mengabdi pada seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana.

Pada kesempatan tersebut, FPRB menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga dan organisasi yang terlibat sebagai pemateri, di antaranya Rumah Zakat, Ndalung Volunteer, MDMC Banyuwangi, FPRB Desa Tembokrejo, FPRB Desa Sumberberas, FPRB Desa Sarongan, RAPI, PT BSI, Senkom Mitra Polri, Tagana, serta para relawan individu.

Baca Lainnya :

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada media daring, termasuk Lantaran.com, atas dukungannya dalam publikasi kegiatan SPAB, serta kepada SMA Negeri 1 Muncar yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Bagi sekolah yang ingin mendapatkan fasilitasi program SPAB secara gratis, FPRB Kabupaten Banyuwangi mempersilakan menghubungi Abi di 0822-4782-2669 atau Joko di 0822-5789-8976.