Lantaran.com, Banyuwangi – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Srono menggelar doa bersama dan tumpengan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno pada Rabu Legi, 8 Juli 2026. Kegiatan berlangsung secara bergilir di tiga desa sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari di Desa Wonosobo, kemudian dilanjutkan siang hari di Desa Kebaman, dan ditutup pada sore hari di Desa Sumbersari. Di setiap lokasi, kader dan simpatisan PDI Perjuangan mengikuti doa bersama, pemotongan tumpeng, serta silaturahmi dalam suasana penuh kekeluargaan.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Srono, Nanang Muslimin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghormatan kepada Bung Karno sekaligus momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme di tengah masyarakat.
"Melalui doa bersama dan tumpengan ini, kami mengenang jasa-jasa Bung Karno sebagai Bapak Bangsa. Kami berharap nilai-nilai perjuangan beliau tetap menjadi inspirasi bagi seluruh kader dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta mengabdi kepada bangsa dan negara. Selain doa bersama, PAC juga memberikan buah tangan berupa alat seperti cangkul, sabit, dan topi petani sebagai simbol bentuk dukungan kepada petani sebagai penyangga tatanan negara Indonesia," ujar Nanang Muslimin.
Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antar kader dan masyarakat. Tradisi tumpengan dipilih sebagai simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat di ketiga desa. PAC PDI Perjuangan Kecamatan Srono berharap semangat perjuangan Bung Karno terus hidup dan menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun, adil, dan sejahtera.