YOUTUBE

PT Bumi Suksesindo Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Masyarakat Pesanggaran Banyuwangi

$rows[judul]
Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, S.Pd,

Lantaran.com - Keberadaan pelaku investasi di suatu daerah kembali membuktikan perannya sebagai motor penggerak kemajuan. Hal ini terlihat nyata dari geliat aktivitas PT Bumi Suksesindo (PT BSI), operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kehadiran anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut dinilai sukses membawa dampak multiplier effect bagi masyarakat sekitar. Dampak paling signifikan dirasakan langsung lewat akselerasi pembangunan fasilitas publik serta tumbuh suburnya sektor usaha mikro di wilayah ring satu, yang meliputi Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung.

Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, S.Pd, menegaskan bahwa kehadiran investor yang memiliki komitmen sosial tinggi sangat membantu pemerintah dalam mempercepat kesejahteraan warga lokal.

"Keberadaan pelaku investasi PT BSI membawa dampak nyata terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat," katanya, Kamis (27/8/2026).

Sumbangsih konkret pertama dari buah investasi ini menyasar langsung sektor fasilitas publik. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang karib disebut Corporate Social Responsibility (CSR), PT BSI secara masif menyokong pembangunan infrastruktur jalan.

Baca Lainnya :

Didik membeberkan, intervensi program PPM tersebut berhasil mengubah total wajah transportasi di kawasan selatan Banyuwangi. 

"Bahkan, 80 persen infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Pesanggaran kini sudah berubah mulus. Dengan jalan mulus, tentunya mobilitas masyarakat makin lancar dan berimbas positif pada perekonomian," ungkapnya.

Tidak berhenti di pembangunan fisik, buah investasi PT BSI juga menyentuh penguatan ekonomi akar rumput. Perusahaan secara konsisten menelurkan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan salah satu fokus utama mendampingi kelompok emak-emak pelaku usaha mikro.