Pada hari berikutnya, para peserta praktik langsung membuat produk olahan ikan. Disitu, perwakilan BPVP Banyuwangi Kartiko Cahyo, Danang, dan Lulu membimbing para peserta untuk membuat nuget (nugget) dan pempek berbahan ikan putihan.
Bagian luar gedung Rumah Pintar seketika berubah menjadi arena memasak massal. Dua puluh orang memasak bersama di satu lokasi. Kartiko yang menjadi instruktur pun tidak lelah memandu peserta.
Fani Sugistian, salah satu peserta dengan gembira menceritakan pengalamannya mengikuti pelatihan. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan agar semakin maju dan pelaku UMKM Naik Kelas.
“Kita juga belajar konten, loh. Belajar konten untuk online juga offline dalam rangka pemasarannya,” ucapnya.
Sementara itu, Community Development Officer PT BSI, Atika Dewi Evitasari menyebut bahwa pelatihan untuk pelaku UMKM ini merupakan realisasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Dengan pelatihan, dia berharap UMKM di sekitar perusahaan dapat naik kelas dan semakin maju.
“Selain kualitas produk, kami melihat packaging dan teknik pemasaran merupakan faktor penting bagi UMKM untuk survive dan terus berkembang,” tuturnya.
Penting diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.