
Secara makro, Situbondo tercatat sebagai kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekarkijang dan melampaui rata-rata nasional. Realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp 1 triliun, meningkat signifikan dibanding 2024 yang sebesar Rp 590 miliar atau naik sekitar 66 persen.
Dari data terbaru, Sebagai Kabupaten yang telah mendeklarasikan Sebagai Kabupaten UMKM sudah tercatat sekitar 40.482 unit yang tersebar dari 17 Kecamatan dan 132 Desa dan 4 Kelurahan Dikabupaten Situbondo.
UMKM tersebut bergerak di sektor pertanian, perdagangan, industri olahan, jasa, dan perkebunan, dengan data ada tersebar di titik Perkotaan hingga Desa, Mulai dari Kudapan Khas makanan tradisional hingga terpopuler.
Sementara itu perwakilan BRUDIFA, Haji Muhammad Hafiy bin Abdullah, mengatakan keputusan berkunjung ke Situbondo berawal dari pesan sederhana Bupati Situbondo di Negara Brunei Darussalam.

“Waktu itu Bapak Bupati berpesan, kalau turun ke Surabaya jangan lupa singgah ke Situbondo,” ujarnya.