YOUTUBE

Begini Keseruan Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Fair PT BSI

$rows[judul]
Peserta Ramadan Fair 2026 PT BSI menerima materi

Lantaran.com - Ramadan 2026, pelaku investasi PT Bumi Suksesindo (PT BSI) ajak pemuda serta pelajar lingkar tambang untuk mengikuti pesantren kilat dan edukasi pelajar. Kegiatan bertajuk Ramadan Fair 2026 ini diikuti 56 peserta dari tujuh sekolah SMA, SMK dan MA yang ada di wilayah Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung, Banyuwangi.

Kepesertaan dibagi menjadi tiga kelompok (Batch). Setiap batch mengikuti pemusatan selama tiga hari, minggu lalu. Mulai hari Jumat sore sampai Minggu selepas buka puasa. Selama mengikuti kegiatan, PT BSI menyediakan akomodasi penginapan dan konsumsi untuk anak-anak muda tersebut.

General Manager of Operations (GM) sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI, Roelly Fransza menyebut kegiatan ini sebagai pesantren kilat dan edukasi pelajar. 

Orang nomor satu di site Tujuh Bukit itu menyambut para peserta di Masjid Nuruzdzahab site Tujuh Bukit untuk kemudian buka puasa bersama, tarawih, hingga tadarus.   

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga melihat generasi muda lingkar tambang yang tidak hanya ingin memperdalam ilmu agama, tetapi juga terbuka untuk memahami dunia industri pertambangan secara lebih utuh,” tutur Roelly Fransza saat menyambut para peserta Ramadan Fair di Masjid Nuruzdzahab site Tujuh Bukit, Jumat (6/3/2026).

Baca Lainnya :

Selama mengikuti pesantren kilat, anak-anak muda tersebut juga berkesempatan memperoleh edukasi seputar wawasan umum. Penyampaian materi ini berlangsung di Rumah Pintar, sebuah fasilitas pembelajaran luar sekolah gratis untuk masyarakat yang dikelola oleh PT BSI.

Disitu, Pemateri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pesanggaran memberikan wawasan seputar bahaya pernikahan dini. Pemateri lainnya dari Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggaran, menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) untuk generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran tentang tanggung jawab, disiplin, keselamatan, dan integritas, nilai-nilai yang juga menjadi fondasi utama dalam dunia kerja, khususnya operasi pertambangan,” ujar Roelly Fransza.