YOUTUBE

Pecinta Sound Horeg Gigit Jari, Lagi Truk Battle Sound di Cegat Polisi Diperbatasan Banyuwangi

$rows[judul]
Polisi cegat truk bermuatan sound untuk putar balik ke Jember

Lantaran.com, Banyuwangi - Polresta Banyuwangi memperketat akses masuk untuk mencegah aktivitas battle sound system di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Lagi-lagi polisi yang berjaga di Pos Pengamanan Kalibaru, kembali menghadang sebuah Truk Fuso Nopol P 9816 VG yang  membawa muatan seperangkat sound system, Sabtu 6 April 2024 untuk putar balik.

Polresta Banyuwangi bahkan mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas berlebihan selama malam takbir. 

Truk dari Jember itu berencana menuju Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Rencananya mereka akan mengikuti battle sound. 

"Pengemudi kami beri imbauan dan selanjutnya kami minta putar balik kembali ke daerah asal," kata Kapolsek Kalibaru Iptu Yaman Adinata.

Baca Lainnya :

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan maksud dari aktivitas berlebihan itu diantaranya seperti membakar petasan, konvoi sepeda motor brong, takbiran menggunakan pengeras suara berlebihan. 

"Sudah tidak zamannya lagi membakar petasan, konvoi sepeda motor brong, takbiran menggunakan pengeras suara berlebihan," tegas Kapolresta Banyuwangi.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu, membakar petasan dan konvoi motor brong juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. 

"Mari sama-sama rayakan malam takbir Idul Fitri 2024 dengan meramaikan tempat ibadah atau pun berkumpul bersama keluarga," ajaknya.

Pihak kepolisian juga meminta agar warga mengisi kegiatan malam takbir dengan hal-hal yang positif dan menjauhi minuman keras (miras) serta narkoba.

"Jangan sampai perayaan Idul Fitri ternoda dengan aksi-aksi yang tidak terpuji," ujar Kombespol Nanang.

Bagi masyarakat yang merasa terancam ataupun gangguan, bisa segera melapor ke pihak berwajib melalui layanan Call Center 110. Inovasi Call Center 110 yang baru diluncurkan Polresta Banyuwangi ini bertujuan untuk memberantas premanisme.

"Call Center 110 selalu siaga, responsif, cepat tanggap. Kami siap melayani 24 jam. Dan siap menerima laporan masyarakat dan membuat preman menjadi pensiun," sambungnya. ***

Baca Lainnya :