Lantaran.com, Jember - Mobil ambulans terlihat turut ikut dalam antrean bahan bakar minyak (BBM) di Jember, Jawa Timur, Senin (28/7/2025).
Fenomena langkanya BBM di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jember masih terjadi hingga Selasa (29/7/2025).
Melihat beberapa mobil ambulans tampak berbanjar ikut antre bersama kendaraan roda empat di SPBU Sempolan dan Garahan, Senin (28/7/2025) malam. Satu di antaranya ambulans Dinas Kesehatan Jember.
Padahal, stok di SPBU saat itu sedang kosong.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, sudah ada prioritas khusus untuk ambulans. Ia menjamin mobil antar jemput pasien itu tak akan kekurangan BBM di tengah kelangkaan ini.
"Sudah ada jaminan bahwa Insya Allah ambulans kita akan mendapatkan prioritas. Kita jamin ambulans kita aman," kata Fawait dalam jumpa pers, Senin (28/7/2025) malam.
Fawait memastikan, pelayanan kesehatan tak akan terganggu karena fenomena yang terjadi di Jember saat ini.
Upaya terus dilakukan agar pasokan BBM ke Jember segera terpenuhi dan antrean di SPBU bisa terkendali.
"Apalagi kalau untuk kasus-kasus urgent, sakit, dan sebagainya," kata dia.
Sementara, pengendara motor asal Ledokombo, Jember, Rudy Damaiyanto yang turut melihat ambulans ikut antrean mengaku miris.
Menurutnya, kebijakan penutupan jalur Gumitir Jember tak diikuti mitigasi yang matang.
Sehingga, membuat fasilitasi umum untuk pelayanan kesehatan terkena imbasnya.
"Mobil ambulans kan sarana vital. Jika kurangnya armada karena harus antre BBM, gimana nasib pasien pada saat-saat urgent?," ujar Rudy kesal.