YOUTUBE

Jalan Dusun Ringinagung Kini Mulus, Berkat Program PPM PT BSI

$rows[judul]
Jalanan Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.

Lantaran.com - Komitmen PT Bumi Suksesindo (PT BSI) dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pelosok Banyuwangi, Jawa Timur kembali membuahkan hasil nyata. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini menyulap jalanan Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, menjadi super mulus.

Kini, akses jalan di bawah rimbunnya pepohonan, yang dulunya hanya berupa jalan setapak tanah, telah bertransformasi menjadi jalur paving yang kokoh dan nyaman dilalui.

Pada tahun 2026 ini, Dusun Ringinagung kembali mendapat kucuran program PPM berupa pembangunan proyek pavingisasi sepanjang 800 meter dengan lebar 4 meter. Jalur yang dipaving membentang mulai dari jembatan Sungai Kali Gonggo hingga perempatan Congyan. Proses pengerjaannya dikebut sejak Agustus hingga September 2026.

Jalur ini tergolong sangat vital karena menjadi perlintasan utama bagi pelajar SMPN 2 Pesanggaran dan MI Roudlotul Huda Pesanggaran. Selain itu, jalan tersebut merupakan urat nadi bagi para petani dan mobilitas perekonomian masyarakat sehari-hari.

Kepala Dusun Ringinagung, Agus Romadhon, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian operator tambang emas yang beroperasi di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tersebut. Dia menyebut seluruh biaya pembangunan sepenuhnya ditanggung oleh PT BSI.

Baca Lainnya :

Hebatnya lagi, proses pengerjaan proyek menerapkan sistem padat karya dengan melibatkan warga sekitar secara langsung.

"Jadi, selain mendapatkan fasilitas infrastruktur yang jauh lebih baik, warga kami juga bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari ikut bekerja dalam proyek ini," ujar Agus Romadhon, Sabtu (26/9/2026).

Agus mengenang, sebelum adanya pembangunan dari PT BSI, jalanan di wilayahnya sangat memprihatinkan. Saat musim kemarau, jalanan tersebut memicu debu tebal, sedangkan saat musim penghujan berubah menjadi kubangan lumpur yang becek dan licin.