Lantaran.com, Bondowoso - Akibat Cuaca ekstrim sehingga menyebabkan bencana di Kabupaten Bondowoso, kembali terjadi. Angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat 22 Maret 2024 sekitar pukul 14.30 WIB mengakibatkan puluhan rumah rusak serta berapa pohon tumbang.
“Sebanyak 3 Pohon tumbang menutup akses jalan Maesan – Sukowono, tepatnya di Desa Sumbersari dan 20 rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang,” kata Kalaksa BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan, melalui Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Bondowoso, Yuliono Triandana. Sabtu 23 Maret 2024.
.jpg)
Berdasarkan rilis dari Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.
Sampai saat ini TRC BPBD, Koramil, Polsek, Pemerintah Kecamatan, Pemdes Sumbersari dan Agisna Jatim 5.5, tengah melakukan asesmen di lokasi kejadian.
“Pusdalops dan agen melakukan asesmen. Kemudian TRC mengevakuasi pohon tumbang dan melaporkan kepada pimpinan untuk merencanakan langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.
Sampai pukul 19.00 WIB, kata pria yang akrab dipanggil Yuli ini, asesmen dan penanganan pohon tumbang telah selesai dilakukan, untuk selanjutnya dilaporkan kepada atasan.
“Kondisi terkini, situasi dan kondisi wilayah Bondowoso terpantau aman terkendali. Cuaca di wilayah Bondowoso dan sekitarnya saat ini terpantau hujan ringan,” tandasnya.
Selain itu, meski di Bondowoso sering terjadi bencana hidrometeorologi, sampai saat ini beruntung tidak sampai ada korban jiwa. Kendati demikian, warga diminta tetap siap siaga dan waspada.
“Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga, karena informasi dari BMKG, cuaca ekstrem sendiri masih akan terus terjadi hingga akhir Maret 2024 ini,” paparnya.
Untuk mengantisipasi dan menangani bencana, BPBD terus mempersiapkan tim reaksi cepat (TRC) sebagai bentuk antisipasi dan penanggulangan bencana. Bahkan, setiap harinya terdapat dua shift TRC, dengan total tiga regu.
“Meski kami selalu siap siaga, kepada masyarakat kami juga mengajak agar waspada. Jika tidak ada urusan penting, jangan keluar rumah saat terjadi angin kencang dan hujan,” pungkasnya.***