YOUTUBE

AWAS!!! Sopir Truk Ugal-ugalan Ini Sanksinya, SIM Bisa Dicabut

$rows[judul]
Polisi sedang melakukan proses pencabutan SIM supir truk ugal ugalan

Lantaran.com - Video viral sebuah truk sarat muatan yang dikemudikan secara ugal ugalan di jalan Pantura, Kabupaten Situbondo membuat geram Polisi Lalu Lintas setempat.

Pasalnya aksi ugal ugalan itu dianggap bisa membahasakan diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Tak menunggu lama, petugas langsung bergerak cepat mengamankan sang sopir yang berinisial LS yang berasal dari Kecamatan Mlandingan, Situbondo.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H. mengatakan bahwa hasil pemeriksaan terhadap sopir truk diketahui bahwa video dibuat sekitar 6 bulan yang lalu.

Pemeran utama atau sang sopir sudah diproses hukum dengan sanksi berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) dicabut dan kendaraan disita selama 1 bulan serta meminta sopir tidak membuat konten yang membahayakan keselamatan pengendara lainnya.

Baca Lainnya :

“Kami sudah memproses sopir dengan mencabut SIM karena telah membuat resah warga Situbondo dan warga luar Situbondo yang hendak melintas,” AKP Tutud Yudho Prastyawan, Sabtu 11 November 2023.

Diketahui video lama itu beredar kembali dan viral sekitar seminggu lalu, lantaran ada seseorang yang me reupload.

Lebih lanjut, AKP Tutud menyayangkan ada akun medsos atau orang lain yang menyebarkan video sopir truk ugal-ugalan tersebut karena 6 bulan yang lalu sopir truk sudah berjanji untuk tidak menyebar konten yang meresahkan tersebut.

“Mereka dulu itu sengaja membuat video, ada dua kendaraan, satu truk berkendara zig zag dan truk di belakang memvideo, lalu konten tersebut disebar di grup Whatsapp dan viral,” ucapnya.

Tutud juga menyatakan belum mengetahui sopir sedang dalam pengaruh narkoba atau tidak. Namun saat diamankan Polisi, yang bersangkutan tidak dalam pengaruh minuman alkohol atau narkoba lainnya.

“Kalau saat mengemudi ugal-ugalan itu kami tidak tahu yang bersangkutan konsumsi narkoba atau tidak, namun ketika kami amankan kemarin yang bersangkutan tidak konsumsi narkoba dan dalam kondisi sehat,” terangnya.

Kepolisian juga mengimbau kepada para sopir truk, bus dan pengendara lainnya agar mengutamakan keselamatan bukan kecepatan. Karena banyak kasus kecelakaan lalu lintas terjadi akibat ketidak hati-hati pengendara.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terjadi kembali. Semoga para sopir dan pengendara bisa tertib berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan dijalan raya” tutupnya.

Baca Lainnya :