YOUTUBE

Tensi Memanas, Puluhan Alat Peraga Calon Kades di Cluring Hilang Siang Bolong

$rows[judul]
Nasihul Fuad Cakades Desa Sarimulyo

Lantaran.com - Pemilihan kepala desa (Kades) Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi mulai memanas. Sejumlah alat peraga kampanye (APK) salah satu calon raib secara misterius hingga muncul dugaan intimidasi.

Diketahui Pilkades Sarimulyo tahun 2023 diramaikan oleh 3 calon kepala desa (Cakades). Di antaranya Atim Suhaini dengan nomor urut 01, Nasihul Fuad mendapat nomor urut 02, dan Budi Susilo dengan nomor urut 03.

Kondisi itu dialami Cakades Sarimulyo nomor urut 02, Nasihul Fuad yang mendapat perlakuan yang merugikan. Betapa tidak, 24 APK berbagai ukuran yang telah dipasang di 4 dusun hilang di siang bolong pada Kamis, 19 Oktober 2023.

"27 Banner jam 2 dini hari (Kamis) kita pasang, dzuhur sudah hilang. Cuma sisa 3," kata Fuad usai kampanye di hari terakhir, Sabtu (21/10/2023).

Di sisi lain, APK milik cakades lainnya tidak mengalami peristiwa serupa. Bahkan, banner-banner calon lain yang  berada di sekitar tempat tinggal Nasihul Fuad, Dusun Cempokosari, tetap utuh.

Baca Lainnya :

Meski merasa dirugikan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab itu, Fuad, meminta kepada para pendukungnya untuk tidak terpancing berbuat serupa terhadap APK dari kedua rivalnya.

Sebaliknya, ia mengajak kepada para pendukung untuk mengedepankan akhlak, etika dan moral selama masa kampanye.

Tak hanya itu, para tokoh masyarakat dan agama yang menjadi saksi atas visi-misi yang diusungnya, kata dia, juga mendapatkan intimidasi dari pendukung rivalnya.

"Para tokoh dan kiai yang menjadi saksi atas pembuatan visi-misi kami diancam dan diintimidasi, relawan kami ditakut-takuti soal profesinya," sebut Fuad.

Kendati demikian, Fuad memilih untuk tidak membesar-besarkan perlakukan yang menurutnya merugikan itu. Termasuk melaporkan kejadian itu kepada Panitia Pilkades Sarimulyo tahun ini.

"Bismillah tetap 'Duamai' pasrah dateng Gusti Allah. Kita tidak akan membalas keburukan dengan keburukan, kita menganut ajaran Kanjeng Nabi Muhammad SAW," tutupnya.

Sebagai informasi, mulai 22-24 Oktober adalah memasuki masa tenang gelaran Pilkades Serentak 2023 di Banyuwangi yang diikuti oleh 51 desa.