YOUTUBE

KPU Sampaikan Jadwal Pendaftaran Pilbup Banyuwangi Pada Pilkada Serentak 2024

$rows[judul]
(Foto : Kpu Banyuwangi Sosialisasikan Jadwal Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Serentak 2024/Lantaran.com)

Lantaran.com,Banyuwangi- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi sampaikan kesiapan tahapan Pendaftaran pencalonan bupati dan wakil bupati Banyuwangi untuk Pilkada 2024.

Hal tersebut di sampaikan oleh KPU Banyuwangi saat pertemuan dengan lintas wartawan dari berbagai media, selain menyampaikan jadwal juga secara teknis pelaksanaan proses pendaftaran akan berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Selasa (27/8/2024) hingga Kamis (29/8/2024) di Kantor KPU Banyuwangi.

Komisioner KPU Banyuwangi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anang Lukman Afandi, mengatakan, besok pendaftaran akan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB setiap harinya, kecuali pada hari terakhir yang akan ditutup pada pukul 23.59 WIB.

Selain itu KPU menyampaikan, nantinya bagi paslon yang menyerahkan berkas pendaftaran KPU membatasi jumlah pendamping yang diperbolehkan hadir saat proses pendaftaran.

"Pendamping pasangan calon kami beri kuota sebanyak 20 orang, yang mungkin terdiri dari cabup, cawabup, serta pimpinan dari partai politik, dalam rangka penyerahan berkas pendaftaran," jelas Anang. 

Baca Lainnya :

Setelah proses pendaftaran selesai, berlanjut ke tahapan berikutnya yakni pemeriksaan kesehatan paslon. KPU Banyuwangi telah menunjuk RS Saiful Anwar Malang sebagai tempat pemeriksaan, mengingat belum adanya rumah sakit tipe A di Banyuwangi.

RS tipe A ini dipilih lantaran dapat mengakomodir seluruh pemeriksaan yang diperlukan sesuai dengan regulasi aturan yang telah ditetapkan. Setidaknya ada 22 pemeriksaan yang akan dilakukan ke paslon. Pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan jasmani maupun rohani. 

"Pemeriksaan kesehatan paslon akan dilakukan di RS Saiful Anwar Malang karena rekomendasi dari Dinkes Banyuwangi. Pemeriksaan ini akan memakan waktu sekitar 2 hari," tambah Anang. 

Anang menyebutkan, setelah pendaftaran ditutup, KPU Banyuwangi akan melakukan pemeriksaan berkas pencalonan. 

“Misalkan dalam penelitian administrasi ternyata hanya satu paslon yang lengkap, maka akan ada perpanjangan selama tiga hari. Tapi selama masa perpanjangan hanya satu saja yang lolos, maka yang kami tetapkan satu paslon,” sebut Anang.

Sebagai informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis perubahan Peraturan KPU (PKPU) terbaru terkait pencalonan kepala daerah untuk Pilkada 2024, yakni PKPU Nomor 10. 

"PKPU Nomor 10 Tahun 2024 ini mengubah beberapa pasal dalam peraturan sebelumnya, yaitu PKPU Nomor 8 Tahun 2024,"cetusnya. 

Peraturan ttersebut berisikan terkait putusan-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dua hal. Pertama, berkaitan dengan ambang batas pencalonan pilkada, PKPU ini mengakomodasi Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 melalui pasal 11.

Baca Lainnya :

Kabupaten Banyuwangi, hasil tahapan Pemutaakhiran data pemilih jumlah DPT Pemilu Tahun 2024 mencapai 1.341.678, maka persentasenya 6,5 persen dikalikan dengan jumlah perolehan suara sah dari seluruh partai politik yaitu 979.960.

"partai politik atau gabungan partai politik harus mendapatkan minimal 63.698 suara untuk dapat mendaftarkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati,"tegas anang.

Kedua, berkaitan dengan syarat usia minimum calon kepala daerah, PKPU ini mengikuti pertimbangan Putusan dari MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 pada pasal 15.

Syarat bagi calon bupati dan wakil bupati atau calon walikota dan wakil walikota berusia paling rendah 25 tahun, ini terhitung sejak penetapan paslon.