YOUTUBE

Jadi Guru Dadakan Anggota Koramil Rogojampi, Ikut Gerakan Banyuwangi Ayo Mengajar (BAM)

$rows[judul]
(Lantaran.com/Anggota Kodim 0825-12 Koramil Rogojampi)

Lantaran.com - Banyuwangi- Banyuwangi Ayo Mengajar atau BAM merupakan salah satu program Pemerintah Banyuwangi dalam bidang literasi di dunia Pendidikan, BAM sendiri melibatkan Masyarakat dari berbagai profesi. 

Seperti halnya yang dilakukan salah satu anggota Koramil 0825-12 /Rogojampi Serda M. Riza Ziaul Hack melaksanakan kegiatan menjadi guru dadakan dan mengajar Siswa-siswi di SMPN 3 Rogojampi, Selasa 24 Oktober 2023.

Serda Reza menyampaikan materi wawasan kebangsaan diikuti siswa-siswi SMPN 3 Rogojampi (Sumber Dokumentasi Humas Kodim 0825 Banyuwangi).

Selanjutnya, Serda Riza di dalam ruang kelas siswa-siswi diajarkan tentang materi wawasan kebangsaan, mungkin berbeda tidak seperti materi yang diajarkan oleh para gurunya. 

"Materi wawasan kebangsaan sangat penting di sampaikan kepada pelajar, dengan maksud materi ini merupakan salah satu bentuk upaya dalam menanamkan jiwa NKRI sejak dini," jelas Serda Riza.

Baca Lainnya :

Antusiasme peserta saat mendengarkan materi wawasan kebangsaan yang disampaikan Serda Reza anggota Koramil 0825-12 Rogojampi (Dokumentasi Humas Kodim 0825 Banyuwangi)

Menurutnya, di era sekarang ini kita semua dihadapkan berbagai macam salah satunya yakni kemajuan digitalisasi seperti saat sekarang ini, salah satu contohnya bijak dalam bersosial media.

"Kita tahu, pengguna sosial media hampir merata tidak hanya orang yang berusia dewasa saja,namun para pelajar pun pasti juga demikian,"cetusnya.

Pihaknya juga menyebutkan, tidak seperti dulu sebelum adanya jaringan internet masih sedikit pengguna handphone sebagai alat untuk berkomunikasi.

"Sebagai siswa-siswi di era sekarang ini mereka harus bijak dalam bersosial media. Harus menerapkan filter bubble apa yang dilihat di medsos belum tentu kebenarannya," jelas Serda Reza.

Serda Reza berharap, Semoga melalui program pemerintah ini. hal sama juga dilakukan oleh para relawan BAM yang lain menyisipkan materi wawasan kebangsaan.

"Pelajar harus mempunyai rasa ikut memiliki negara kesatuan Republik Indonesia. Seperti Membangun persaudaraan, toleransi, kerukunan, dan harmoni sesuai semboyan negara Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika,"terangnya.

Mengingat, akhir-akhir ini masih sering terjadi seperti kasus perundungan siswa, Bulying antar siswa hingga korban kekerasan dan Asusila di lingkungan sekolah.

Baca Lainnya :

Serda Reza juga menyebutkan, bahwa BAM sendiri adalah program pemerintah yang mengajak masyarakat dari berbagai profesi untuk bergabung sebagai relawan dan terjun ke sekolah-sekolah untuk memotivasi para siswa. 

"Para relawan atau 'motivator' tamu yang dihadirkan dari berbagi macam profesi. Selain berbagi pengalaman juga sebagai sosok inspirasi bagi para siswa, dan berbagi pengalaman sukses, sehingga anak-anak lebih dini mengenal beragam profesi, dan mengembangkan imajinasinya,"pungkasnya.