Lantaran.com,Banyuwangi - Berikut ini tiga kecamatan di Banyuwangi penerima penghargaan Komisi Pemilihan Umum (KPU), lantaran sudah menyelesaikan 100 persen proses tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) jelang Pilkada serentak 2024.
Dalam pemberian penghargaan tersebut disampaikan langsung ole Divisi Teknis Perencanaan Data dan Informasi KPU Banyuwangi Moh Qowim, menyampaikan petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih se-Banyuwangi telah melakukan tugasnya secara maksimal.
Alhasil saat ini jumlah data pemilih yang di coklit serta dimasukan ke dalam E-coklit sudah mencapai 100 persen, 3 dari 25 Kecamatan yang ada di Banyuwangi tersebut yakni Kecamatan Kabat, Kecamatan Giri dan Kecamatan Licin.
“Sebagai bentuk terimakasih, KPU Banyuwangi memberikan reward terhadap 3 kecamatan telah menuntaskan coklit mencapai 100 persen dari kecamatan lain di Banyuwangi,"ungkpnya.
Qowim menjelaskan, Pemberian reward dilakukan bersamaan saat forum kegiatan Peningkatan Penguatan Kelembagaan panitia pemilihan kecamatan (PPK) Se Kabupaten Banyuwangi Di Hotel Grand Harvest pada, 12-13 Juli 2024 kemarin.
Hal tersebut berdasarkan E-Coklit, data pemilih di Banyuwangi sebanyak 1.361.025, data tercoklit 1.353.175, prosentase coklit mencapai 99,42 persen. Sementara itu untuk pemilih baru 42.206, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 60.396 dan pemilih yang telah sesuai sebanyak 1.269.395.
"Insyaallah nanti segera terselesaikan, agar mencapai 100 perswn. Ini masih proses Rekap,"cetusnya.
Rasa penuh kegembiraan dari KPU Kabupaten Banyuwangi oleh Ketua PPK Kabat, Muhammad Syarif Hidayatullah menyampaikan, salah satu kunci kesuksesan kecamatan Kabat penerima reward tidak mudah perlu kerja keras sehingga bisa selesai jadi yang pertama tuntas 100 persen.
"Ini berkat kekompakan Tim, tak lupa terimakasih kami kepada Pantarlih yang kerja keras dalam melakukan pencoklitan data pemilih di wilayah kecamatan Kabat,"ungkap Syarif kepada jurnalis Lantaran.com, Selasa malam (16/07/2024).
Di sisi lain Syarif mengaku dalam pelaksanaan tahapan proses pencoklitan Pantarlih tidak terlepas kinerja Komisioner PPK kabat yang selalu turun ke bawah, Meskipun dari 5 komisioner terbagi jadi beberapa divisi.
"Saya bersama dengan 4 anggota tanpa melihat pembagian divisi terus memonitoring kerja Pantarlih, dan berkoordinasi dengan PPS 14 Desa yang ada di Kecamatan Kabat,"sebutnya.
Dari turun langsung ke bawah inilah menurut Syarif untuk mengetahui kendala Pantarlih saat mencoklit ke rumah warga, sehingga PPK langsung membantu solusinya.
“Kita itu sistemnya gotong royong dalam menyelesaikan tugas, tim kita kompak mulai tingkat kecamatan hingga desa, sehingga tugas menjadi ringan dan cepat diselesaikan,” tegasnya.
Sementara itu untuk jumlah pemilih di wilayah Kecamatan Kabat berdasarkan hasil pendataan atau coklit mencapai 49 ribu lebih.