Lantaran.com, Banyuwangi- Anggota Komisi VI DPR-RI Sonny T Danaparamita mengadakan acara sosialisasi untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Dalam acara ini, beliau berbicara tentang visi dan misinya untuk memajukan pembangunan di kota tempat kelahirannya kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sonny T Danaparamita, dengan latar belakang yang kuat dalam pengembangan ekonomi dan advokasi sosial, berkomitmen untuk menjadi suara masyarakat di DPR-RI. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi.
"Kegiatan Sosialisasi ini merupakan kerjasama mitra Komisi VI DPR-RI Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, dalam hal ini membahas terkait dengan prinsip-prinsip Prekonomian Masyarakat atau (Konsumen) yang ada persoalan kepada pengusaha dalam hal hak - hak,"ujar Sonny saat sambutan dalam acara Sosialisasi Program Kebijakan pemerintah Kemendagri, Minggu (12/11/23).
Bersama dengan timnya, Sonny T Danaparamita menyampaikan program-program yang akan diterapkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk peningkatan akses pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan perjuangan melawan ketidaksetaraan.
Masyarakat diajak untuk terlibat aktif, memberikan masukan, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik. Acara ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bertanya langsung kepada Calon DPR-RI Sonny T Danaparamita, sehingga terjalin komunikasi yang transparan dan inklusif.
Sonny T Danaparamita mengakhiri pidatonya dengan mengajak seluruh peserta untuk bersatu demi terwujudnya perubahan positif di tingkat nasional. Sosialisasi ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antara Calon DPR-RI dan masyarakat dalam membangun bangsa yang lebih kuat dan berkeadilan.
Sonny mengakhiri sesi dengan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi pemerintah yang inklusif dan progresif di bidang perdagangan. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan program dan kebijakan yang diusungnya dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga dengan digelarnya sosialisasi ini , bagi peserta yang hadir menjadi sebuah modal untuk Bangkit pulihkan ekonomi. Jika masyarakat berkenan saya bersama dengan teman - teman DeGiri siap membantu salah satunya mengurus administrasi warga yang ingin memulai usaha UMKM," pungkasnya.
(Ning Ayik Ketua Komunitas Cendol Dawet Banyuwangi)
Kendati demikian dalam kegiatan tersebut di ikuti ratusan peserta unsur masyarakat dan komunitas, salah satunya yakni komunitas pelaku UMKM "Cendol Dawet" berlangsung di Studio Musik One Nada milik artis Banyuwangi yakni Wandra di Kecamatan Cluring.
Komunitas "Cendol Dawet" memiliki kurang lebih 1000 orang anggota, yang rata-rata merupakan para pelaku UMKM. Sementara itu eksistensi komunitas ini juga tergabung di akun Media Sosial (Group Facebook) "Yu Nah Yu Tun". Dimana komunitas ini diketuai oleh warga asal Dusun Simbar, Desa Tampo bernama ning Ayik.
"Selama terbentuk komunitas " Cendol Dawet "beberapa capaian yang di lakukan, dimana terdapat 1000 lebih orang yang tergabung. Rata-rata anggotanya bergerak di Bidang UMKM, dan kami juga pernah mendapatkan Bantuan dari Bupati Banyuwangi dalam programnya UMKM naik kelas,"jelasnya.
Ayik menyebutkan bahwa anggota yang tergabung dalam komunitas yang sudah berjalan saat ini memiliki anggota 1500 orang yang memiliki usaha (UMKM) termasuk pelaku Kepala Keluarga berstatus janda jumlahnya 525 orang, yang hingga saat ini masih aktif menjalankan usahanya.
"Melalui komunitas ini banyak aktivitas yang dilakukan, salah satunya yakni bergerak dengan memberikan pendampingan kepada para anggotanya yang mempunyai keinginan menjalankan usaha mulai dari (Nol),"ujar ning Ayik.
Selanjutnya ayik menegaskan bahwa di komunitas yang ia ketuai Tidak hanya mendampingi anggota yang menjalankan usaha mulai dari (Nol), namun semua anggota juga diberikan kesempatan kemudahan untuk mengembangkan usahanya.

"Kehadiran kami, di Acara yang digelar Anggota DPR-RI Sonny T Danaparamita bersama tim Rumah De'Giri ingin mengetahui bagaimana cara mendapatkan program pemerintah dalam mengurus (NIB) bisa secara online. Dimana NIB salah satu legalitas formal syarat agar usaha berkembang dan diakui pemerintah,"pungkasnya.