Lantaran.com,Banyuwangi-Logistik Pilkada 2024 mulai didistribusikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten hari ini, Sabtu 23 November 2024. Pastikan pendistribusian pendistribusian sesuai jadwal anggota Komisioner Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten melaksanakan pengawasan melekat di gudang logistik berlokasi di belakang Kantor Kecamatan Kabat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Andrianus Yansen Pale, melalui anggota Khomisa Kurnia Indra selaku kordiv PPH, mengatakan, Bawaslu melaksanakan pengawasan langsung dan melekat untuk memastikan sesuai yang telah dijadwalkan oleh KPU.
“Pengawasan langsung pendistribusian logistik untuk Pilkada bergeser dari Gudang dikirim ke 25 kecamatan sesuai jadwal, selain itu kami juga melakukan pengecekan logistik yang dikirimkan ke PPK sesuai dengan kebutuhan seperti jumlah surat suara, dan logistik lainnya,”kata Indra, (23/11/24).
Ia menerangkan, bahwa pendistribusian logistik ke PPK dilakukan secara bertahap dan terjadwal. Sebelum dikirim pihak KPU melaksanakan menggelar apel bersama dengan Forkopimda, TNI/POLRI, dan Bawaslu.
“Pengawalan ketat tidak hanya dari Bawaslu saja, namun juga dari pihak aparat kepolisian turut melakukan pengawalan perpindahan logistik menggunakan armada yang disiapkan untuk dikirim ke PPK,”ungkap Indra.
Pemberangkatan armada yang digunakan untuk sesi pertama pukul 08.00 Wib dikirim ke enam kecamatan yakni,Kecamatan Kalibaru,Glenmore,Sempu, Genteng, Tegalsari,Pesanggaran,Siliragung,Bangorejo,Purwoharjo, Wongsorejo, Kalipuro, berakhir kecamatan Kota Banyuwangi.
selanjutnya , pengiriman diteruskan kecamatan tersisa akan dikirim pukul 15.00 Wib sore, Kecamatan Tegaldlimo, Muncar,Gambiran,Cluring,Srono, Giri,Glagah, Licin, Rogojampi,Blimbingsari, Singojuruh, Songgon, terakhir ditutup Kecamatan Kabat.
“Terkait dengan pengawasan logistik Bawaslu telh memberikan intruksi ke Pengawas di tingkat kecamatan,”sebutnya.
Indra juga mengingatkan pelaksanaan pencoblosan kurang empat hari lagi, nanti malam jadwal masa kampanye peserta berakhir dan masuk masa tenang.
“Kami mengharap mendekati detik-detik penyelenggaraan pilkada di Banyuwangi berjalan dengan lancar tanpa adanya sesuatu yang menghambat, kami mengajak semua masyarakat dan beberapa pihak terlibat dalam mensukseskan pesta demokrasi pilbup, pilgub Pilkada serentak tetap kondusif,”tegasnya.
Bawaslu berkomitmen untuk mengawal mulai awal proses tahapan penyelenggaraan pilkada serentak di Bumi Blambangan jadi objek pengawasan untuk meminimalisir terjadi pelanggaran.
“Setiap tahapan Bawaslu sebelum melakukan penindakan berbeda dengan waktu pelaksanaan pemilu kemarin, untuk pilkada tahun ini kita keluarkan surat himbauan kepada pihak penyelenggara,”jelasnya.
Sebagai tambahan informasi perlu diketahui jajaran Bawaslu Banyuwangi telah melakukan pemetaan TPS di setiap desa se Kabupaten rawan berpotensi terjadi pelanggaran, selanjutnya hasil dari pemetaan disampaikan melalui rilis tertanggal 20 November kemarin.
“Untuk menjadi bahan pengawasan secara masif, bawaslu sudah siapkan strategi pencegahan di TPS rawan, serta variabel dan indikator hal yang menghambat proses lancarnya pencoblosan Rabu 27 november besok,”pungkasnya.
Bawaslu terus akan melakukan pengawasan pendistribusian sampai hingga ke tingkat TPS dengan melibatkan jajaran pawascam, PKD dan PTPS untuk memastikan bahwa pendolistribusian dilakukan sesui dengan regulasi atau norma yang mengatur