Lantaran.com - Sejumlah pedagang kelontong di Banyuwangi resah menanggapi adanya ajakan untuk boikot produk-produk yang mendukung Israel dari MUI. Mereka khawatir, fatwa MUI boikot produk pro Israel ini justru berpotensi mematikan usaha kecil dari para pedagang kelontong. Seperti yang diungkap oleh Teguh, salah satu pedagang sembako atau toko kelontong di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. “Bisa-bisa dagangan saya seperti makanan dan minuman kemasan jadi sepi kalau ajakan boikot produk pendukung Israel itu terus disuarakan,” kata Teguh Prasetyo Jumat, 17 November 2023. Pria berusia 40-an ini menilai fatwa MUI dalam rangka memberikan dukungan kemanusiaan kepada warga Palestina di jalur Gaza ini dirasa kurang tepat karena bisa mengakibatkan rakyat kecil sendiri yang gulung tikar. “Sebelum mengeluarkan ajakan boikot produk pro Israel, seharusnya ada pengenalan produk-produk lokal dengan kualitas sama kepada masyarakat lebih dulu. Jadi pedagang bisa antisipasi lebih dulu,” tambahnya. Hal senada juga diungkap oleh Dina, pemilik toko kelontong di kawasan Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Perempuan yang kegiatan sehari-harinya berdagang ini merasa produk-produk yang disebut dalam ajakan boikot itu tidak memiliki keterkaitan dengan Israel. Menurutnya, semua produk yang terdaftar dalam list boikot itu berasal dari perusahaan yang ada di Indonesia dan mempekerjakan warga Indonesia. “Imbasnya pasti banyak, karyawan kena, pedagang kecil gini juga kena. Sebab, kebanyakan produk yang ada di list itu di-gandrungi sama warga sini,” ungkapnya. Terkait kejadian di Palestina, lanjut Dina, dirinya juga merasa aksi Israel yang terus-menerus menyerang warga di jalur Gaza ini merupakan sebuah kejahatan kemanusiaan yang tidak patut untuk didukung. “Saya juga mengecam keras serangan Israel ke Palestina, itu termasuk pelanggaran HAM berat karena dengan sengaja melakukan genosida,” katanya. Meski demikian, menurut Dina ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk memprotes aksi kekerasan yang tengah dilakukan Israel kepada warga Palestina. “Kan pemerintah bersama negara-negara lain bisa mendesak Israel untuk menghentikan serangan. Sementara untuk dukungan kemanusiaan, masyarakat bisa dilakukan melalui aksi-aksi solidaritas terhadap warga Palestina,” ucap Dina.Baca Lainnya :
Baca Lainnya :