Lantaran.com,Situbondo-Ditemani Wakil dan Jajaran Kepala OPD Bupati Situbondo mengakui Janji Politik selama satu tahun belum sepenuhnya terpenuhi dan perlu dievaluasi, Meski begitu, namun angka Penurunan Kemiskinan menjadi konsen yang harus terus diseriusi.
"Pada prinsipnya ini salah satu kolaborasi kerja dimasa Transisi, dan karena kendala Teknik di Birokrasi kami harus perlahan Adaptasi," Ungkap Bupati Rio.
Dalam satu tahun kemaren, Revitalisasi Pendopi Pate alos di besuki, beberapa penghargaan yang diperoleh, Hingga Naiknya Pertumbuhan Ekonomi diakuinya tidak membuatnya puas, namun hal tersebut hanya menjadi indikator bagian dari tujuan utamanya yakni dapat terus mengurangi kemiskinan.
"Saya paling bangga ketika berbicara tururnnya kemiskinan, turunnya tingkat angka pengangguran dan beberapa capaian bagian diantara untuk menurunkan kemiskinan," paparnya.
Dalam setahun kepemimpinan yang disebutnya sebagai Masa transisi, Bupati mengakui telah melakukan langkah dengan merotasi Pinpinan Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Hal tersebut sebagai Langkah Evaluasi agar Janji politik-nya dapat lebih cepat diterjemahakan hingga dituntaskan.
"Masih ada beberapa kendala yang dialami, sulitnya mencari Dinas yang menjadi program prioritas, disektor literasi, pertanian, dan peternakan, sehingga kedepan akan kita Open Bidding," Papar Bupati.
Bupati Rio memaparkan salah satu Program Janji Kampanye, Seperti Halnya Satu Desa Satu Ambulance, terealisasi 38 dan akan bertahap, Penambahan Insentif Guru ngaji menjadi 3 Juta sudah dianggarkan, Penambahan Insentif Guru Paud Dan Beasiswa diakuinya sudah dianggarkan dan yang paling dirasakan adalah Program berobat tampa Batas.
"Saya mau mengajak semua orang dan pemerintah untuk dapat mengurangi kemiskinan, Baik dengan cara lewat pariwisata dan lain-lainya," Ungkap Bupati.