Lantaran.com,Banyuwangi-Beredar luas sebuah rekaman Video tersebar di Sosial media dan Whatsapp Group menyampaikan genangan air yang masuk ke area tambak. Diduga aliran air Drainase diurug oleh oknum pengusaha Developer.
Dalam rekaman video tersebut juga menyebutkan sebelumnya tidak pernah terjadi setelah hujan deras ada genangan air sampai masuk ke area pemukiman penduduk ataupun ke kolam dekat lokasi.
Hal itu disampaikan suara pria yang ada dalam rekaman menyampaikan bahwa saluran air tertutup (mampet). selanjutnya disampaikan pula tempat lokasinya di Dusun Palurejo,Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.
Bahkan aliran air juga masuk ke beberapa rumah warga sekitar ikut terendam air. Dalam rekaman video memperlihatkan sebuah saluran irigasi yang kondisinya tertutup.
"Saluran irigasi sepanjang tepi jalan PUD yang juga di cor tertutup sepanjang hampir 100 Meter pada akhirnya air menggenang membanjiri rumah warga. Peristiwa itu terjadi pada malam kemarin tepatnya saat hujan deras,”kata perekam video.

Suara pria dalam video tersebut menegaskan "sebetulnya kemarin itu sebelum ada urugan tanah dilokasi ini tidak pernah air menggenang saat hujan deras, tetapi saat ada urugan tanah yang mengakibatkan saluran irigasi ditutup oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,sehingga saat kemarin terjadi hujan deras jadi air meluap masuk ke rumah warga,"tegas si pria dalam rekaman video.
Sesuai dengan informasi sebuah lahan yang di urug itu rencananya akan dibangun perumahan, sedangkan posisinya berada di pinggir saluran air.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Lantaran.com saluran air itu di tutup sekitar 2 minggu lalu, sedangkan urugan lahannya milik seorang pengusaha itu dilakukan pengurugan beberapa bulan lalu.
"Air meluap naik ke jalan raya dan lokasi tanah milik H. Munir, yang sebelumnya tidak pernah banjir tetapi saat ini juga banjir dan perkampungan di utara sungai juga banjir karena air tidak bisa masuk ke selokan," kata warga sekitar Helmi saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (07/03/2024).
Hal tersebut disampaikan warga sekitar lokasi , selain itu dia juga membenarkan saluran irigasi ditutup, penutupan oleh pihak oknum Developer dan kemarin terjadi hujan deras tidak kunjung redah aliran air hujan meluap naik hingga masuk ke rumah penduduk.
"Untuk lokasi Drainase yang di tutup salah satunya jalan masuk menuju rumah tokoh masyarakat ,pengusaha, akrab disapa pak Dodik mas,"tutup Helmi.