Lantaran.com - Jakarta, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf secara resmi telah menunjuk Erick Thohir untuk menjadi Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU.
Kabar Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN-RI) disampaikan langsung saat pembukaan acara Muktamar Pemikiran NU di Asrama Haji, Pondok Gede Jakarta 01 Desember 2023 lalu.
Sebelumnya, sosok Erick dikabarkan di hadang-hadang masuk dalam bursa bakal calon wakil Presiden dari para calon Presiden Pilpres Pemilu 2024.
Secara resmi Erick menggantikan ketua sebelumnya KH Ulil Abshar Abdalla dan Hasannuddin Ali sesuai dengan Surat Keputusan (SK) terbaru yang di tanda tangani Gus Yahya Ketua PBNU.
"Saya sudah menandatangani SK baru, dan ketua Lakpesdamnya sudah berganti. Ketua Lakpesdam Erick Thohir,” kata Gus Yahya si kutip dalam laman resmi portal website NU (https://nu.or.id) (01/12/23)
Gus Yahya berharap, pergantian kepemimpinan di tubuh Lakpesdam PBNU ini dapat memberikan energi baru dalam mengembangkan operasional NU melalui peran Lakpesdam PBNU. “Karena saya mau membangun teknokrasi dalam operasi organisasional NU dan Pak Erick orang yang sangat berpengalaman, mempunyai track record kinerja yang bagus sekali dalam soal itu,”ujarnya.
Sementara itu, Gus Yahya menegaskan di bawah kepemimpinan nya Erick Thohir, Lakpesdam PBNU dicanangkan sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)-nya PBNU.
“Saya ingin membangun Lakpesdam ini menjadi Bappenasnya PBNU. Pak Erick sudah bersedia,” tutur dia.
Diterangkan Informasinya, Lakpesdam PBNU menggelar acara Muktamar Pemikiran NU 2023 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta mulai1-3 Desember 2023. Forum ini mengusung tema Imagining the Future Society.
Dalam kegiatan tersebut di ikuti 750 peserta lintas Generasi mulai cendekiawan, pemikir, aktivis sosial, santri dan kiai, hingga masyarakat umum.
"Kegiatan tidak hanya di ikuti kader dan pengurus NU, melainkan semua elemen masyarakat, stakeholder. Dengan inisiatif partisipasi aktif NU dalam merancang Konsep tujuan pondasi masyarakat Indonesia yang ideal," ucap KH Ulil Abshar Abdalla.
Sedangkan agenda merupakan kelanjutan acara Muktamar Pemikiran pertama yang dulu digelar di Situbondo 2021 silam. Kala itu, hadir dalam kegiatan para tokoh nasional seperti Nurcholis Madjid, KH Masdar Farid Mas’udi, KH Masyhuri Naim, dan tokoh-tokoh intelektual.