YOUTUBE

Perkuat Konektivitas Sepanjang Jalur Mudik, Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Ekspedisi Jaringan Andal

$rows[judul]
(Foto Istimewa /Lantaran.com)

Lantaran.com,Banyuwangi -Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berkomitmen mendukung kelancaran komunikasi pelanggan di seluruh Indonesia, khususnya selama periode Ramadan dan Idulfitri 1446H.

Demi mewujudkan komitmen ini, Indosat melakukan berbagai upaya untuk menghadirkan konektivitas yang handal, memungkinkan pelanggan untuk tetap terhubung dengan keluarga dan orang-orang terkasih di momen penuh berkah ini.

Indosat menggelar Ekspedisi Jaringan Andal guna memantau performa jaringan, sekaligus meningkatkan kapasitas serta cakupan layanan di berbagai titik keramaian. Langkah ini memastikan pelanggan tetap menikmati koneksi yang stabil dan andal dimanapun mereka berada. Ekspedisi ini melibatkan dua rute utama, yakni Jakarta–Lampung–Palembang dan Jakarta–Jogja–Malang.

Fahd Yudhanegoro, ECP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan,Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan di jalur strategis yang menjadi fokus perjalanan masyarakat saat mudik.

“Kami memahami pentingnya konektivitas selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Oleh karena itu, kami memastikan pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga, beribadah, maupun menjalankan aktivitas digital lainnya. Dengan jaringan yang kuat dan andal, Indosat menjamin setiap pelanggan dapat tetap terhubung tanpa hambatan hingga perayaan hari raya,"ungkapnya dalam siaran pers Rilis, yang dikeluarkan pada, Rabu (26/03/25).

Baca Lainnya :

Fahd juga menegaskan, Indosat tidak hanya hadir untuk menyediakan konektivitas, tetapi juga menjadi jembatan silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan di momen penuh berkah.

"Di momen Ramadan ini, Indosat kembali mengenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir guna memberikan performa terbaik bagi pelanggan,"imbuhnya.

Menurutnya dengan bantuan AI, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi downtime, serta mempercepat penyelesaian gangguan. Tambah Kapasitas di 88 Titik Keramaian, Imbas Proyeksi Lonjakan Trafik 12.2% di Jawa Timur.

Dengan begitu melihat bertambah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran, kebutuhan akan koneksi stabil untuk panggilan, pesan, dan akses internet pun ikut meningkat.

Khusus di wilayah Jawa Timur, lonjakan trafik data diproyeksikan mencapai 12,2% dibandingkan rata-rata tertinggi trafik harian. Pada saat hari raya Idulfitri bahkan diperkirakan mencapai 21%, tertinggi akan terjadi di area Jombang, Lamongan, Malang, Bojonegoro, disusul Kediri. Terdapat 88 POI di wilayah Jawa Timur yang mengalami peningkatan kapasitas infrastruktur jaringan. 

"Untuk wilayah Banyuwangi sendiri, antara lain Pantai Boom, Blimbingsari, Wisata Ijen, Bandar Udara Internasional Banyuwangi, Pelabuhan Ketapang, hingga Pantai Pasir Putih Baru Situbondo,"terangnya.

Dia juga menyebutkan, tidak ketinggalan, Indosat juga melakukan peningkatan kapasitas pada sejumlah rest area jalan tol hingga seluruh stasiun, bandara, dan terminal di Provinsi Jawa Timur.

"Untuk mendukung komunikasi pelanggan, dilakukan peningkatan jaringan dengan menambah kapasitas di 1.900 sites BTS di wilayah Jawa Timur, atau sekitar 29% dari keseluruhan sites BTS di wilayah ini,"tegasnya. 

Baca Lainnya :

Selain itu, cakupan diperluas melalui penambahan 14 mobile BTS diantaranya di Kawah Ijen, Ngawi, Tuban, Situbondo, Probolinggo, Batu, hingga Mojokerto. Indosat juga menyiagakan command center di gedung kantor Kayoon, Surabaya dan Malang.

Saat ini Indosat telah memproyeksikan lonjakan trafik data nasional tertinggi harian selama Ramadan mencapai 14,6% dibandingkan rata-rata trafik harian, dengan puncaknya terjadi menjelang Idulfitri. 

"Untuk mengantisipasi lonjakan ini, dari sisi kesiapan infrastruktur jaringan, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan melalui optimalisasi BTS (Base Transceiver Station), MBTS (Mobile Base Transceiver Station), serta pemantauan trafik secara real-time. Optimalisasi ini mencakup 632 titik keramaian (Point of Interest/POI), 68 rute strategis, 29 jalur tol, 30 jalur non-tol, dan 9 jalur kereta api,"cetusnya. 

Seiring tren peningkatan layanan digital, beberapa aplikasi diperkirakan mengalami peningkatan penggunaan tertinggi selama Ramadan, termasuk TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

"Sementara itu, Mobile Legends, Roblox, Free Fire, PUBG, dan Call of Duty diprediksi menjadi game paling populer selama periode ini,"pungkasnya.