Lantaran.com, Bali - Sempat viral di media sosial foto Ratna Sarumpaet keluar dengan mengendarai sebuah mobil saat Hari Raya Nyepi berlangsung, pada Senin 11 Maret 2024 di Pulau Bali.
Ratna Sarumpaet, diketahui bersama seorang pria melintas di Jalan Pantai Berawa, Desa Tandeg, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Dari foto yang beredar di media sosial mereka mengendarai mobil Toyota Sienta warna coklat bernomor polisi B 2760 SOC.
Dikonfirmasi kebenaran kabar tersebut, Bendesa Adat Tandeg, I Wayan Wartana membenarkan kabar tersebut, dia mengatakan Ratna Sarumpaet ke luar sekitar 10.40 WITA.
"(Dia dicegat) di depan Sekretariat Desa Adat karena pos jaga kita memang di depan sekretariat Desa Adat," kata Wartana.
Aktivis Sosial itu dicegat pecalang saat berada di dalam mobil bersama sopirnya. Awalnya Wartana menyatakan, tidak mengetahui secara pasti apakah dia itu Ratna Sarumpaet.
"Kurang tahu, (tapi) beliau tadi bilang gitu saya Ratna Sarumpaet gitu," imbuhnya.
Lebih lanjut dia menceritakan, pada saat itu pecalang melihat mobil tersebut melintas di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, atau di dekat Sekretariat Desa Adat Tandeg, dan mengaku kepada pecalang akan mencari ATM dan mengaku salah tanggal dalam pelaksanaan Nyepi saat ditanya mengenai alasan beraktivitas di luar rumah.
"Beliau mungkin sama sopir atau siapa itu ke luar bilang nyari ATM. Alasan beliau bahwa staf nya bilang bahwa Nyepi tanggal 9. Tetapi pecalang sudah memberitahu secara persuasif tidak memberikan hukuman apa. Meminta beliau agar kembali ke tempat tinggalnya gitu," ujarnya.
Kemudian, pecalang meminta Ratna serta sopir mobil kembali ke villa tempat mereka menginap dan Ratna tidak melakukan protes.
"Nggak ada protes. Beliau alasannya (ke luar) karena stafnya bilang bahwa nyepi tanggal 9 gitu," ujarnya.
Wartana juga menyampaikan, bahwa pihak desa adat telah mengeluarkan surat imbauan berisi tata tertib pelaksanaan Nyepi baik untuk warga dan turis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.***