YOUTUBE

Menjaga Ekosistem Laut Warga Bangsring Gelar Giat Konservasi Terumbu Karang

$rows[judul]
(Foto: Penyerahan Secara Simbolis Pihak Laznas LMI dan BP3 kepada Pokmaswas Bangsring /Lantaran.com)

Lantaran.com,Banyuwangi-Kelompok masyarakat Desa Bangsring,bersama dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (Bppp) Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Lembaga Laznas LMI menggelar kegiatan pelestarian ekosistem laut di area Pantai sangkong, Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Sabtu (21/12/24). 

Syaifulloh Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmas Was) Bakti Abadi Laut, Mengatakan, Pelaksanaan Kegiatan ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem laut dan melestarikan terumbu karang. 

"Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut dan mendukung keanekaragaman hayati," kata Syaifulloh. 

Syaful menyebut, bahwa Kegiatan pelestarian ini melibatkan masyarakat lokal, nelayan, dan relawan. Mereka bersama-sama untuk melakukan penanaman terumbu karang, termasuk juga menjaga lingkungan khususnya pantai sangkong dan sekitarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan laut dan mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui pariwisata dan perikanan berkelanjutan.

Baca Lainnya :

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar, termasuk juga memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan dalam menangkap ikan di laut tidak menggunakan cara yang ilegal berdampak kerusakan laut beserta dan ekosistem hayati,"ungkapnya. 

Sementara itu, Sub Koordinator Bidang Pelatihan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Banyuwangi, Yanuar Rustrianto mengapresiasi berjalannya program konservasi di Pantai Sengkong yang tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. 

“Dampak positif dari program konservasi ini tidak hanya dirasakan oleh lingkungan, tetapi juga oleh masyarakat sekitar, terutama kelompok nelayan. Dengan semakin melimpahnya ikan, hasil tangkapan nelayan pun meningkat,” ungkapnya.

Yanuar menambahkan, hal tersebut secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para nelayanan setempat.

“Aksi ini tentunya juga dapat menyadarkan masyarakat pesisir agar peka dan turut andil dalam melesetarikan terumbu karang yang ada,” imbuhnya.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Bakti Abadi Laut, Saifuloh yang mengkoordinir 13 anggota nelayan mengungkapkan rasa syukurnya atas disalurkannya program konservasi ini.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Selain melestarikan lingkungan, juga dapat meningkatkan taraf hidup kami sebagai nelayan,” ujarnya.

Diketahui, kelompok nelayan dalam bimbingan BP3 Banyuwangi ini sebelumnya juga telah gencar melakukan konservasi, baik itu pembibitan maupun penanaman beberapa jenis terumbu karang. Diantaranya pikasu, linuis, tanduk kuning, dan stegon.

Baca Lainnya :

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Laznas (LMI), Guritno, berharap program konservasi ini dapat terus dikembangkan hingga dapat diwariskan ke generasi berikutnya.

“Konservasi terumbu karang tidak hanya penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan semakin membaiknya kondisi terumbu karang di Pantai Sengkong, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung. Hal ini akan membuka peluang bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan usaha di bidang pariwisata.

“Penanaman ribuan bibit terumbu karang secara berkala telah menciptakan habitat baru bagi berbagai jenis ikan, sehingga meningkatkan populasi ikan di perairan sekitar Pantai Sengkong,”pungkas Guritno.