Lantaran.com, Banyuwangi - Pemandu lagu di Karaoke Ashika yang berada di Dusun Krajan, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi terluka parah setelah menjadi korban penganiayaan seorang pria.
Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan GYP (25) warga Kecamatan Singojuruh, yang sempat kabur ke wilayah Kabupaten Jember.
GYP diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pemandu lagu di Banyuwangi berinisial SN (20) hingga korban mengalami luka serius akibat kejadian tersebut.
Kapolsek Songgon , melalui Kanit Reskrim Aipda Efendi Suryanto mengatakan jika peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di sebuah area persawahan di Desa Bedewang.
“Pemandu lagu tersebut, yang merupakan kenalan pelaku, mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya akibat serangan dengan senjata tajam,” kata Kanit Reskrim Polsek Songgon Aipda Efendi Suryanto, Kamis 14 Maret 2024.
Pasca penangkapan pelaku langsung diamankan setelah dilakukan penyelidikan intensif terhadap GYP.
Dalam penyelidikan GYP mengakui berkenalan dengan pelaku dari aplikasi media sosial Michat. Seusai berkenalan dan cocok, GYP menjemput korban disalah satu tempat untuk menuju Asika.
“Kronologinya kejadian bermula saat pelaku mengajak korban ke sebuah area persawahan dengan dalih mengambil uang di ATM,” Jelasnya.
Nahas, untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, di tempat tujuan tersebut, korban justru mengalami perlakuan kasar bahkan nyaris diperkosa oleh pelaku GYP.
“Ketika korban SN berusaha melarikan diri, pelaku GYP justru menggunakan kekerasan yang menyebabkan korban terluka parah di tangan, wajah dan bagian ulu hati,” terangnya.
Setelah melakukan penganiayaan, pelaku melarikan diri dari tempat kejadian. Korban yang dalam kondisi lemah berhasil meminta pertolongan kepada warga sekitar dan dievakuasi ke Puskesmas.
Kini, pelaku berada dalam tahanan polisi dan akan dihadapkan pada proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya. Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi lengkapnya.***