YOUTUBE

Harga Beras Naik Jelang Ramadhan, Sonny T Danaparamita : Dukung Pasar Murah di Banyuwangi

$rows[judul]
(Sonny Tri Danaparamita Anggota DPR RI Apresiasi Operasi Pasar murah di Banyuwangi, Foto/Lantaran.com)

Lantaran.com, Banyuwangi - Jelang Bulan puasa Ramadhan 2024 Anggota DPR-RI Dapil Jatim III Sonny T Danaparamita menyoroti harga beras merangkak naik signifikan mengusik pasar domestik ajak Masyarakat untuk tetap tenang.

Paska pelaksanaan pemilu Prekonomian Masyarakat kembali terusik dengan naiknya harga kebutuhan pokok, Politisi partai PDI-Perjuangan putra asli Banyuwangi ini mengungkapkan warga masyarakat tidak panic buying.

"Terjadinya kenaikan harga beras di pasaran, untuk semua warga masyarakat Banyuwangi jangan panik dan tetap tenang,"kata Sonny kepada Lantaran.com,pada Sabtu (24/02/2024).

Sonny menerangkan dengan keadaan naiknya harga beras meskipun mengalami kenaikan stok beras tingkat nasional masih normal, seperti yang di sampaikan mitra Komisi BUMN Pangan (ID.Food dan Bulog) maupun dari pihak Kementerian Perdagangan.

Bahkan melihat dari yang telah disampaikan informasi tersebut juga kebutuhan beras masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang masih terpenuhi.

Baca Lainnya :


(Operasi pasar murah depan Gedung Juang 45 Banyuwangi,Rabu 21Februari 2024)

"Saya berterimakasih kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama pak Harisun merespon cepat,dan bergerak cepat melaksanakan operasi pasar murah ke sejumlah wilayah Kecamatan di Bumi Blambangan,"ungkap Sonny.

Lebih lanjut kata Sonny menyebutkan untuk mengatasi lonjakan kenaikan harga, Bulog telah melakukan operasi pasar murah. Dia juga mengapresiasi dengan kerja cepat Bupati Banyuwangi dengan kelala Bulog Banyuwangi Harisun sangat membantu dalam mengurangi beban Masyarakat.

"Beberapa waktu lalu, saya berkoordinasi kepada kepala Bulog Banyuwangi untuk memastikan stok beras yang ada di Gudang. Pak Harisun menyampaikan masih sangat aman stok beras untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Banyuwangi,"tegasnya.

Informasi yang berhasil di himpunan tim Lantaran.com kegiatan operasi pasar murah dilakukan secara merata di 25 kecamatan yang di mulai hari Senin hingga Jum'at secara bergilir.

Sementara itu Sonny juga menyampaikan bahwa warga yang membeli hanya di perbolehkan maksimal 10 Kg beras, untuk menghindari kelangkaan. Dia juga menyoroti kondisi internasional, kenaikan harga beras tidak hanya terjadi di Indonesia akan tetapi juga secara Global karena akibat dampak El Nino. Sonny kembali meyakinkan bahwa untuk pasokan beras kelas medium masih aman.

Diketahui operasi pasar murah ini dijadwalkan akan dilakukan secara masif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam Minggu ini, pasar murah dilakukan di Bangorejo dan Siliragung sebagai langkah kongkrit menstabilkan harga beras.

Baca Lainnya :

"Saya berharap dengan langkah ini harga beras akan kembali stabil dan pasti bisa melegakkan kebutuhan para ibu-ibu,tanpa mengabaikan kesejahteraan petani padi,"pungkas Sonny.***