YOUTUBE

Dikabarkan Bangkrut dan Jatuh Miskin, Berikut Cerita Pak Tarno sejak Kecil Ikut Neneknya

$rows[judul]
Pak Tarno / Sutarno Master Of Tradisional Magic

Lantaran.com - Sejak dikenal publik pesulap pak tarno paling diingat karena sering mengucapkan kalimat "dibantu ya Bim sala bim jadi apa prok prok prok" ketika melakukan aksi sulapnya.

Namun kalian sadar nggak sih jika beberapa waktu belakangan komedian yang juga pesulap senior ini seakan menghilang dari layar TV. 

Apakah isu yang pernah menyebut dirinya bangkrut memang benar adanya..?

Ini kemungkinan setelah setelah sepi job di televisi, yang jelas baru-baru ini tersiar kabar jika Pak Tarno karena tipu oleh manajernya hingga ratusan juta rupia.

Berikut adalah kisah Pak Tarno sejak kecil hingga bisa meraih gelar Master Of Tradisional Magic

Baca Lainnya :

Pak Tarno lahir di Losari Brebes, Jawa Tengah dengan nama Sotarno pada 6 September 1950, masa kecilnya dihabiskan bersama keluarganya yang jauh dari kata layak.

Saat usianya baru 3 tahun, sang ayah meninggal dunia dan ibunya memilih pergi bersama pria lain meninggalkan desanya.

Sejak kecil Pak Tarno tinggal bersama neneknya, bukannya lebih baik bersama sang nenek. Ia pernah mengaku tidak mampu membeli beras, Pak Tarno Kecil terpaksa hanya bisa makan jagung.

Karena hidup miskin sejak kecil ia sudah terbiasa menjadi kuli kalau sedang tak ada pekerjaan

Menjalani kehidupannya yang keras dan ingin mengubah nasib pada usia

10 tahun, dia nekat merantau dengan menumpang Kereta barang menuju Jakarta.

Pada saat itu Sutarno tak punya cukup uang sehingga dia harus bekerja di kereta beras angkutan kayu dan sapi.

Masa-masa awal di Jakarta dihabiskan Pak Tarno dengan berjualan minyak tanah keliling kemudian, menjajakkan martabak sebagai jajanan favorit anak-anak saat itu.

Baca Lainnya :

Pak Tarno punya trik khusus untuk menarik perhatian anak-anak membeli dagangannya, Yakni dengan memberi pertunjukan sulap gratis setelah dagangan tersebut habis.

Suatu hari di tahun 2009 ketika berjualan di suatu sekolah, Pak Tarno yang tengah beraksi dengan sulapnya dihampiri oleh salah satu guru dari sekolah tersebut guru tersebut. 

Sang guru menyarankan Tarno untuk mengikuti ajang pencarian bakat The Master musim ketiga. sumber lain juga menyebut dia mengikuti ajang pencarian bakat sulap itu datang dari tetangganya yang prihatin dengan kehidupan Pak Tarno.

Atas petunjuk tersebut takdir kemudian membawa Pak Tarno pada popularitas setelah berpartisipasi di ajang The Master 2010.


Meski tak masuk tiga besar namun pesulap yang kerap tampil dengan ciri khasnya itu berhasil mendapatkan gelar master of tradisional Magic oleh Deddy Corbuzier.