YOUTUBE

Berujung Tragis, Aksi Pengeroyokan di Purwoharjo Satu Korban Dinyatakan Meninggal Dunia

$rows[judul]
(Foto/Lantaran.com/doc polsek Genteng)

Lantaran.com,Banyuwangi- Aksi pengeroyokan orang tidak dikenal yang terjadi di Kecamatan Purwoharjo, berujung tragis. Dua korban remaja babak belur usai dikeroyok orang tak dikenal pada Senin malam (25/12/2023), 

Kejadian memakan korban itu di benarkan Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan terkait kasus pengeroyokan yang terjadi di Desa Kradenan,Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

"Memang benar terjadi kasus aksi pengeroyokan mengakibatkan dua orang korban babak belur, kejadian terjadi pada Senin sekira pukul 23.20 WIB,"ucap Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan Lantaran.com, Selasa ( 26/12/23).

Akibat aksi pengeroyokan itu satu remaja berinisial KT (22) menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sedangkan DW (18) dinyatakan meninggal dunia saat dirujuk ke rumah sakit.

AKP Budi Hermawan mengatakan setelah mendapat laporan Masyarakat terkait dengan peristiwa pengeroyokan itu bersama anggota langsung datang ke lokasi kejadian guna melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Baca Lainnya :

"Kejadian tragis terjadi setelah selesainya kegiatan sekolah di luar lingkungan pendidikan resmi SMA Negeri Purwoharjo. Kegiatan tersebut digelar di dalam gudang yang berdekatan dengan sekolah,"terang Kapolsek.

Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan siswa-siswi SMA Negeri Purwoharjo.

“Kegiatan diinisiasi oleh para siswa, dan kami tidak dapat dapat memantau jumlah peserta karena informasinya tidak disampaikan kepada kami. Setelah kami melakukan pengecekan, ternyata kegiatan tersebut berlangsung di dalam gudang kosong,” terangnya.

Ia juga menambahkan,”Lokasi gudang terletak di sebelah timur simpang tiga selatan SMA Negeri Purwoharjo, menurut informasi yang kami dapat ketika acara gudang tersebut ditutup,” ungkapnya.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh polisi, gudang kosong tempat acara tersebut ternyata ditemukan beberapa botol miras.

“Kami menemukan beberapa botol miras di sana, untuk penanganannya kasus ini kami limpahkan ke pihak Polresta Banyuwangi,” kata AKP Budi Hermawan.

Akibat kejadian dua remaja jadi korban mengalami luka parah dan langsung di larikan ke Puskesmas Purwoharjo sebelum akhirnya dirujuk ke RS Graha Medika. 

Meskipun mendapatkan perawatan, nyawa korban DW (18) tidak dapat diselamatkan.

Baca Lainnya :

Sementara itu, satu korban lainnya, KT (22 tahun) yang asal Desa Purwoharjo, mengalami luka berat akibat insiden tersebut. Saat ini, sejumlah pelaku masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, satu korban lainnya, KT (22 tahun) yang berasal dari Desa Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Saat ini, sejumlah pelaku masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian.