YOUTUBE

Berdalih Sembuhkan Penyakit Pasien, Dukun Alternatif Banyuwangi di Tangkap Polisi.

$rows[judul]
(Foto/Lantaran.com)

Lantaran.com, Banyuwangi-Tak kuasa menahan hasrat melihat pasien masih gadis , Agus Purwanto Alias Abah,44 warga asal Kecamatan Gambiran, ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Gambiran, Rabu (21/12/2023).

Agus ditangkap polisi lantaran melakukan tindak pidana pelecehan korban anak di bawah umur.

Sebelum penangkapan Satreskrim Polsek Gambiran, Dukun Alternatif bernama Agus Purwanto dilaporkan polisi karena telah melakukan pelecehan seksual.

"Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat atas apa yang telah di perbuat Tersangka melakukan tindakan pelecehan anak di bawah umur, Korban selain pasien juga teman dekat anak tirinya sendiri,"ucap Kapolsek Gambiran AKP Badrudin Hidayat saat dikonfirmasi, Kamis 21 Desember 2023.

Kapolsek menjelaskan aksi bejat yang dilecehkan tersangka korbannya anak di bawah umur berinesial W (17) tahun. tersangka mencabuli korban pada pertengahan Bulan April 2021 lalu.

Baca Lainnya :

"Saat itu korban masih genap berusia 17 tahun, Setelah dilakukan pendalaman dan penyelidikan, melalui anggota Unit Reskrim pelaku dibekuk saat berada di Rumahnya,"imbuh Kapolsek.

Korban mengaku sebelum mendapatkan perilaku bejat pelaku. W sering datang ke rumah pelaku menemui anak tirinya yang merupakan teman Sekolah. Korban juga menceritakan pada saat main ke rumah tersangka, dia pernah mengeluh sering merasakan sakit di bagian punggungnya.

"Korban mengeluh kepada tersangka karena tau kalau si Abah Dukun Alternatif, sering mendapat pasien yang datang untuk berobat," terangnya.

Setelah korban mengeluh tersangka langsung menjawab dan menyampaikan rasa sakit di dalam tubuh W terdapat Cacing pita dan agar hilang harus segera di keluarkan.

"Saat proses pengobatan atau ritual, korban percaya dan sembuh rasa sakit akan hilang. Pada saat inilah pelaku langsung melancarkan aksi bejatnya terhadap korban dan penyakit dapat di sembuhkan dengan cara melakukan berhubungan badan, akan keluar cairan dioleskan ke badan bagian punggung penyakit pun akan hilang seketika itu," cetusnya.

Setelah berhasil melancarkan aksi tersebut, si korban sempat menanyakan kepada pelaku. Belum tersampaikan pertanyaan korban di minta untuk tidak bercerita ke siapapun, jika ingin cepat sembuh.

Pelaku Dengan tidak bercerita kepada orang lain, jadi satu syarat proses penyembuhan, karena merasa takut korban memilih bungkam dan tidak bercerita kepada orang lain.

"Karena tidak kuat untuk menyimpan dan memendam terlalu lama akhirnya korban bercerita ke teman dan orang tuanya. 

Baca Lainnya :

"Karena tak terima anaknya jadi korban perilaku bejat si Abah, di dampingi keluarga datang ke Kantor Polsek Gambiran untuk melaporkan pelaku dan di proses secara hukum," pungkas Kapolsek.